Mengapa tidak ada wahana antariksa / Kuar yang melihat sabuk asteroid ?



PENDAHULUAN
kita sudah mengenal berbagai wahana antariksa, seperti Voyager 1, Voyager 2, Cassini-Huygens, Galileo, Rosetta, Magellan, Stardust, Hayabusa, dll. semua wahana antariksa tersebut akan menyeberangi sabuk asteroid, namun pernahkan kalian berpikir mengapa tidak ada satupun wantariksa (wahana antariksa) yang melihat sabuk asteroid ?

PERKENALAN
Mari kita mengenal sabuk asteroid.
Sabuk asteroid adalah sabuk yang mengelilingi planet dalam / planet terestrial dan terletak di antara planet Mars dan planet Jupiter. jaraknya sekitar 2.7 SA (bernilai 150 juta Km) dan memiliki 3 sub-sabuk, yaitu troya Jupiter (kelompok ribuan asteroid bersudut 40° dari Jupiter, troya mars (kelompok ribuan asteroid bersudut 40° dari Mars) dan sabuk utama. diantara sabuk tersebut, terdapat planet kerdil yang awalnya asteroid. disebut 1 Ceres, planet kerdil ini ditemukan oleh Giuseppe Piazi pada tanggal 1 Januari 1801. setelah penemuan tersebut 1 Ceres dianggap sebagai planet, tetapi setelah itu diklasifikasikan lagi sebagai asteroid seiring ditemukannya asteroid-asteroid.
pada tahun 2006, IAU menggolongkan 1 Ceres sebagai planet kerdil bersamaan 134340 Pluto dan 136199 Eris.

SELANJUTNYA
Mengapa tidak ada wahana antariksa / probe yang melihat sabuk asteroid ? karena walaupun sabuk asteroid digambarkan bersempit-sempit, kenyataanya sabuk asteroid terlalu luas agar dapat terlihat. setiap wantariksa yang melewat, rata rata hanya menemukan 0-3 asteroid. selain itu, belum pernah ada wantariksa yang tertabrak asteroid kecuali Deep Impact yang memang sengaja ditabrakan asteroid.
SUMBER
SolStationDeep Impact ;

Postingan populer dari blog ini

Mengenang 48 tahun One Giant Leap For Mankind